News / Event



Ini Caranya Melakukan Pengereman Sepeda Motor Dengan Aman

Posted on 28, Jun 2016

Brosis yang biasa berkendara dengan motor sehari-hari tentunya udah paham tuh dengan karakter motornya, terutama dengan sistem pengereman. Nah masih banyak yang salah kaprah nih. Fungsi pengereman sebenarnya bukan untuk menghentikan motor lho Brosis! Tapi untuk memperlambat laju kendaraan,secara bertahap alias deselerasi hingga kecepatan motor mencapai 0, alias berhenti total.

 

Pada saat Brosis memutuskan untuk belajar mengendarai sepeda motor, hal pertama yang harus dipertimbangkan untuk menghindari diri dari resiko kecelakaan adalah bagaimana kita dapat menguasai teknik untuk menghentikan laju kendaraan. Satu-satunya alat yang bisa dengan aman mengurangi laju kendaraan dan menghentikan kendaraan adalah rem.

 

Ngomongin soal cara ngerem, enggak cuman asal bejek tuas rem aja Brosis. Kalau asal bejek, bisa-bisa Brosis yang terpelanting ke aspal. Mengerem yang benar-benar efektif adalah menggunakan secara bersamaan antara rem depan dan belakang, bukan mengoptimalkan salah satu. Ingat, ada rem depan dan belakang!

 

Banyak yang salah kaprah karena berfikir kalau paling efektif menghentikan lanju sepeda motor adalah dengan rem belakang. Ternyata yang paling efektif untuk menghentikan laju kendaraan adalah rem depan. Artinya apabila teknik pengereman telah dikuasai dengan baik, maka jarak pengereman paling pendek akan diperoleh apabila mengaplikasikan rem depan. Tapi bukan berarti Brosis enggak menggunakan rem belakang lagi yah. Rem belakang tetap digunakan, namun sebagai penyeimbang.

 

Ada kasus tertentu dimana Brosis harus lebih menguasai penggunaan rem belakang saja. Ini terjadi hanya ntuk kondisi jalan tertentu. Misalnya, ketika hendak melewati turunan dengan kecepatan rendah. Jika tengah melanju kencang dan hanya menekan rem belakang saja akan membuat sepeda motor tidak stabil alias ”ngesot”. Kondisi ini biasanya berujung pada kecelakaan, terpeleset, terjatuh, atau terpelanting.

 

Perlu diingat, jangan memaksakan diri untuk mengaplikasikan rem depan sekuat-kuatnya. Brosis bisa berlatih dan mencoba beberapa teknik pengereman. Misalnya pengereman dengan menggunakan rem belakang saja, kemudian rem depan saja, dan terakhir cobalah dengan teknik pengereman yang benar dengan menggunakan kedua rem. Dengan kondisi yang ideal cobalah untuk merasakan dan membandingkan jarak pengereman yang dihasilkan.

 

Upaya pengereman akan lebih efektif lagi jika bisa dibarengi dengan engine brake. Bantuan engine brake bisa diperoleh dengan cara menurunkan gigi ke lebih rendah, sehingga membantu mengurangi kecepatan sepeda motor. Tapi, untuk bisa melakukan pengereman sekaligus menurunkan gigi, butuh latihan. Kalau asal melakukan engine brake, bisa-bisa mesin motor Brosis yang jadi bermasalah!